Kebas dan Kesemutan Berulang Bukan Normal Cari Solusinya di Sini!

-

Segera Atasi gangguan saraf sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Luangkan waktu anda 2-3 menit untuk membaca website ini dan temukan cara penanganannya

Kebas dan Kesemutan Itu Apasih?

Kebas adalah kondisi mati rasa di bagian tubuh tertentu, sedangkan kesemutan adalah sensasi seperti ditusuk jarum atau geli yang sering menyertai kebas. Kedua kondisi ini umumnya terjadi karena tekanan pada saraf yang menghambat aliran darah untuk sementara waktu, seperti saat duduk terlalu lama atau tidur dengan posisi yang menekan lengan. Meskipun sering kali tidak berbahaya, kebas dan kesemutan yang berulang bisa menjadi gejala penyakit saraf seperti diabetes atau neuropati.

Penyebab Yang Sering Muncul Ketika Kebas dan Kesemutan

Berikut beberapa penyebab Kebas dan Kesemutan lebih detail:
  • Posisi yang menekan saraf: Duduk atau tidur terlalu lama dengan posisi yang menekan saraf atau menghambat aliran darah, seperti duduk bersila atau tidur dengan tangan tertindih.
  • Gerakan berulang: Melakukan gerakan yang sama berulang-ulang, seperti bermain biola atau tenis.
  • Cedera: Trauma langsung pada area tubuh yang menyebabkan kerusakan pada saraf atau jaringan lain.
  • Gangguan tulang belakang: Masalah pada tulang belakang leher, seperti saraf terjepit (hernia nukleus pulposus).
  • Kekurangan vitamin: Defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 dapat menyebabkan kerusakan saraf.

Apa Saja Gejala Yang Sering Muncul Ketika Kebas dan Kesemutan

Berikut adalah beberapa tanda dan gejala kebas dan kesemutan yang perlu diwaspadai:
1. Sensasi Kesetrum Halus di Ujung Jari
Rasa seperti ada aliran listrik kecil yang menjalar, terutama di jari tangan dan kaki.
2. Rasa Seperti Ditusuk Jarum Kecil (Tingling)
Kesemutan klasik muncul seperti ditusuk-tusuk halus secara berulang.
3. Mati Rasa / Tidak Terasa Saat Disentuh
Bagian tubuh seperti "hilang rasa" untuk sementara:
  • telapak tangan
  • jari kaki
  • betis
  • lengan
4. Rasa Panas atau Terbakar di Telapak
Sering muncul di malam hari atau setelah banyak aktivitas.
5. Lemah Pada Bagian yang Kebas
Tangan sulit menggenggam kuat, kaki seperti tak bertenaga saat melangkah.

Apakah Kebas dan Kesemutan Bisa Menyebabkan Komplikasi Serius?

Ya, kebas dan kesemutan dapat menyebabkan komplikasi serius jika terjadi terus menerus atau disertai gejala lain, seperti nyeri, kelemahan otot, atau mati rasa, karena bisa menjadi tanda adanya gangguan saraf atau penyakit kronis.

Komplikasi yang mungkin terjadi
  • Nyeri kronis: Kesemutan yang berlangsung lama dapat berkembang menjadi nyeri kronis yang sulit diatasi.
  • Kelemahan otot: Kerusakan saraf akibat kebas dan kesemutan dapat menyebabkan kelemahan otot dan kesulitan bergerak.
  • Infeksi dan luka: Penurunan sensasi bisa membuat Anda tidak menyadari luka kecil, yang jika tidak diobati dapat menyebabkan infeksi serius. Pada penderita diabetes, hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi dan jaringan mati yang berujung pada amputasi.
  • Gangguan keseimbangan: Kebas dan kesemutan dapat memengaruhi keseimbangan, meningkatkan risiko jatuh.
-
⚠️- Jangan Abaikan Kebas dan Kesemutan yang Datang Berulang ⚠️- Semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko gangguan saraf jangka panjang.

Kualitas hidup Anda terlalu berharga untuk terus terhambat oleh rasa sakit. Tunggu apalagi? Kendalikan Kebas dan Kesemutan mulai hari ini!

Ingin hemat tanpa ribet? Cukup isi formulir di bawah dan dapatkan penawaran terbaik dari kami.

-
-